Home

Jumat, 09 Oktober 2009

Penyebab-Penyebab Stress di Pekerjaan
Oleh Bee Epstein, Career Specialist


Stress adalah suatu kondisi yang terjadi dalam kehidupan modern. Walaupun anda hidup dalam suatu gaya hidup yang sehat dan anda mampu menghadapi situasi-situasi yang paling menekan dalam pekerjaan anda, anda pada suatu waktu akan mengalami frustasi dan stress. Pada daftar dibawah ini diuraikan sepuluh penyebab utama stress pada laki-laki dan perempuan.

1.Terlalu Banyak Pekerjaan dan Tidak Cukup Waktu: Sedikit orang mengalokasikan cukup waktu untuk merencanakan dan menyusun jadwal. Perencanaan yang matang membantu mengeliminasi pemborosan waktu. Merencanakan projek, menyusun jadwal mingguan dan detil rencana tiap hari akan membuat anda mampu mengendalikan waktu kerja anda.

2.Deadline: Sekali lagi, perencanaan dan penyusunan jadwal akan menolong dalam menjalani alur pekerjaan anda. Apabila anda memiliki cukup rentang waktu yang terencana pada agenda atau kalender, anda dapat menjadwalkan pekerjaan anda secara tidak terburu-buru dan dengan demikian terhindar dari deadline yang mendadak.

3.Konflik Antarpribadi: Konflik timbul dari perbedaan pendapat, kebutuhan, nilai dan harapan. Stress terjadi karena tiap orang yang terlibat dalam konflik menghendaki sesuatu, sementara orang lain tidak menghendakinya. Kita seringkali berpikir bahwa jika jika seseorang menang, maka orang lain kalah. Seharusnya tidak demikian yang terjadi. Anda dapat mengurangi stress karena konflik dengan cara mencari persamaan terlebih dahulu. Pusatkan perhatian pada masalah yang akan diselesaikan tanpa melibatkan ego. Ingat bahwa anda ingin menyelesaikan masalah. Anda tidak perlu membuktikan bahwa orang lain salah.

4.Tanggung-Jawab Terlalu Besar tanpa Kewenangan: Anda perlu menuntut cukup kewenangan untuk menjalankan tanggung-jawab anda secara professional. Apabila anda tidak mendapatkan kewenangan itu, dokumentasikan apa yang telah anda capai dan kirimkanlah dalam sebuah memo kepada atasan anda. Memo itu harus dilengkapi dengan kebutuhan yang diperlukan untuk menyelesaikan projek tersebut. Dengan cara ini anda telah melindungi diri anda sendiri dan memberitahu kepada atasan anda bahwa anda membutuhkan kewenangan tertentu untuk menjalankan tanggung-jawab anda.

5.Berbicara dihadapan Sekelompok Orang atau Ketika Menjadi Sorotan: Stress timbul ketika ada rasa takut berbuat kesalahan publik dan terlihat bodoh. Penguasaan materi bahasan secara menyeluruh akan memberikan anda rasa percaya diri. Untuk mempertajam keahlian presentasi anda, cobalah mengikuti kursus public speaking. Itu akan membuat anda lebih percaya diri. Untuk mengurangi stress, latihlah berbicara dihadapan kelompok orang yang tidak terlalu tinggi jabatan/pangkatnya.

6.Perbedaan Gaji dan Diskriminasi: Ketahui hak-hak anda menurut hukum. Beberapa jenis diskriminasi tidak kasat mata dan sukar ditelusuri. Ketahui nilai dan hak anda. Usahakan penyelesaian yang pantas anda dapatkan, akan tetapi jangan menjadi terlalu sensitif dan jangan berlebihan dalam menyelesaikannya. Ketika anda harus menghadapi stress, cobalah beberapa tips ini, setelah bekerja:
Carilah dukungan dari rekan-rekan anda, terutama mereka yang memiliki empati dan rasa humor yang tinggi.
Tempatkan tanaman atau bunga di meja anda. Bunga segar lebih istimewa, daripada sekedar tanaman.
Buatlah daftar hal-hal baik dalam kehidupan anda.
Bacalah bahan bacaan yang memberi anda inspirasi.
Berdoalah atau bermeditasi.
Makan siang dengan rekan anda (bukan rekan bisnis).
Bersantai di café.
Duduk di dekat jendela.
Jalan-jalan ke taman.
Nonton film atau konser.
Belikanlah untuk dirimu sendiri hadiah, dan katakanlah kepada dirimu sendiri bahwa anda pantas mendapatkannya.
Manjakan dirimu dengan pergi ke salon, potong rambut, facial, manicure dll.
Melihat bayi bermain.
Bersyukur dan bersikap positif terhadap orang lain melenyapkan permusuhan, sakit hati, iri hati, kemarahan, depresi, dan banyak emosi negatif lain yang mempengaruhi perilaku seseorang yang sedang dilanda stress. Damai dalam diri anda timbul dari berdamai dengan orang lain dan dengan lingkungan anda.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar